Sabtu, 16 Oktober 2010

Optimisme Hidup

Bob Butler kehilangan kedua kakinya pada tahun 1965 akibat ledakan ranjau di Vietnam. Ia kembali ke negerinya sebagai pahlawan perang. Dua puluh tahun kemudian, ia sekali lagi membuktikan kepahlawanan yang murni berasal dari lubuk hatinya.

Butler sedang bekerja di garasi rumahnya di sebuah kota kecil di Arizona, pada suatu hari dalam musim panas, ia mendengar jeritan seorang wanita dari salah satu rumah tetangganya. Ia menggelindingkan kursi rodanya ke rumah ini, tetapi semak-semak yang tinggi di rumah itu tidak memungkinkan kursi rodanya mencapai pintu belakang. Maka, veteran itu keluar dari kursinya dan merangkak tanpa peduli debu dan semak yang harus dilewati.

"Aku harus sampai ke sana. Tak peduli bagaimanapun sulitnya," ucapnya dalam hati.

Jumat, 16 April 2010

BERIKAN KETULUSAN, BUKAN KESEMPURNAAN

hidup_ini_indahBeberapa buruh menemui sang majikan. Mereka mengeluhkan ongkos angkutan yang semakin mahal, dan meminta sang majikan untuk bersedia membantu. Perusahaan itu sudah ada disana bertahun-tahun, turun-temurun. Mereka sendiri sudah saling mengenal baik. Sang majikan mengatakan bahwa sebernarnya beliau ingis sekali membantu, namun keuangan perusahaan tak cukup memungkinkan. Sedangkan menyediakan kendaraan angkutan yang layak pun kesulitan. Hanya ada dua buah truk tua yang biasa digunakan untuk mengangkut barang.

Jumat, 26 Maret 2010

Kebahagiaan


Seorang lelaki berumur 92 tahun itu mempunyai selera tinggi, percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri. Setiap hari sejak jam 8 pagi, ia selalu berpakaian rapi dengan rambutnya yang teratur rapi. Dia buta dan masuk ke panti jompo hari ini.

Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo. Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap. Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator, aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil, termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya.


“Saya menyukainya,” katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing. “Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut.” “Hal itu tidak ada hubungannya, ” dia menjawab.

Segala Sesuatu yang Berputar Akan Selalu Berputar

Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu, tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiacnya di depan mobil Mercedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya. 

Walaupun dengan wajah tersenyum wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang menolongnya. "Apakah lelaki tersebut bermaksud menyakitiku?" kata wanita tua tersebut dalam hati.

Lelaki tersebut penampilannya tidak terlalu baik, ia kelihatan begitu memprihatinkan. Wanita itu dapat merasakan kalau dirinya begitu ketakutan, berdiri sendirian dalam cuaca yang begitu dingin. Sepertinya lelaki tersebut tahu apa yang ia pikirkan. Lelaki itu berkata "Saya kemari untuk membantu anda Bu, kenapa Anda tidak menunggu di dalam mobil, bukankan disana lebih hangat? Oh iya, nama Saya Bryan."

Selasa, 16 Maret 2010

Jadilah Seperti Pensil

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?” Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, “Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.”


“Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar si nenek lagi.


Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.


Senin, 11 Januari 2010

ARTI PERSAHABATAN BAGIKU

Persahabatan itu... Hal terindah yang pernah aku miliki.

Persahabatan itu... Hal yang merubah seluruh hidupku.

Persahabatan itu... Hal yang akan kukenang sepanjang hidupku.

Persahabatan itu... Hal yang tidak akan mati oleh waktu.

Kamis, 26 November 2009

Copy My Style (AGAIN)

Theme Song:
Saykoji - Copy My Style
Klik pada judul untuk download lagu (Link by: Saykoji)(thanks buat Saykoji yang uda nyediain link buat download, jadi pembaca yang mau dengerin bisa langsung download ^^)

Lagu itu merupakan salah satu dari ribuan dampak dari kejadian beberapa waktu yang lalu, ulah negara tetangga yang kata suka main foto kopi!

Berikut sedikit potongan liriknya:


....


Bukan mo sok nasionalis sombong mengangkat alis
Bukan mo sok gangster bukan sok sadis
Walau lagi ngetop bukan gue sok ngartis
Tapi bales pake lagu paling praktis




Marah marah di internet, udah pasaran
Ngomel ngomel di pasar kagak sabaran
Kaya cacing kepanasan jenggot kebakaran
Rasanya gatel pengen ngasih tamparan




Tapi gue orang nya cinta damai
Walau rasanya sulit untuk santai
Amunisi di samping nyiur melambai
Pakai musik rap ku siap membantai




Memang satu rumpun masih sama melayu
Tapi melayu saykoji keras dan gak kemayu
Selendang rocker ku agak mendayu
Tapi coba ajak gue battle rap ayuk!!


....