Senin, 20 Desember 2010

Surat untuk Mama

Ma...
Dalam Sepi kau slalu ada untukku
dalam Lara hatiku kau slalu disampingku
dalam sedih kau slalu mendengarkan critaku
dalam tangisku kau slalu menjagaku


Ma...
andai kau tau
Hidupku tak akan indah jika kau pergi
Hidupku tak akan sempurna jika kau mati


Ma...
Tangismu adalah dukaku
Sedihmu adalah Piluku
Lukamu adalah Sakitku

Selasa, 14 Desember 2010

8 Fakta Orangtua - Anak

8 fakta yang terjadi, antara anak terhadap orangtua:




  1. Anak sering berpikir orangtuanya pilih kasih terhadap saudaranya.

  2. Anak sering merasa terkekang oleh orangtuanya.

  3. Anak sering merasa lebih pintar dan membantah nasihat orangtuanya.

  4. Anak sering merasa bahwa dirinya kurang disayang.

  5. Anak sering memperhitungkan segala sesuatu yang telah ia lakukan untuk orangtuanya.

  6. Anak sering membingungkan harta warisan.

  7. Anak sering menganggap remeh sesuatu pekerjaan yang telah diberikan.

  8. Anak sering membentak orangtuanya saat berbicara.


 


Namun ada 8 fakta yang tidak diketahui atau kurang dipahami oleh anak:




  1. Di balik sepengetahuannya, orangtuanya sering memujinya di depan saudaranya.

  2. Semua yang dilakukan orangtua. hanya untuk kebaikan masa depan anak.

  3. Anak kurang mengerti bahwa orangtuanya telah menjalani kehidupan yang lebih keras dibanding anak.

  4. Dalam setiap doa dan harapan orangtua, nama anak sering disebut.

  5. Orangtua (ibu) tidak pernah memberitahukan mengenai pengorbanannya selama mengandung dan melahirkan Anda.

  6. Orangtua telah mempersiapkan harta warisan untuk anaknya, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan.

  7. Orangtua tidak rela melihat anaknya hidup bersusah - susah di tempat orang lain.

  8. Setiap kali orangtua membentak, hati mereka akan bergetar dan menyebabkan umurnya lebih pendek.


 


Sahabat yang Luar Biasa,


Kasih dan kepedulian orangtua pada anak itu, tanpa syarat. Sayangnya, hal itu sering tidak tampak di mata kita. Kita mungkin bahkan berpendapat bahwa bahwa orangtua harus selalu berada di posisi siap membantu, kapan pun! Jika hal itu tidak dapat terpenuhi, segera kita memvonis: tidak sayang, yang tidak mengerti anak sendiri, atau dilanda perasaan sedih, marah, dan kecewa yang hanya merugikan diri sendiri.


Mari teman-teman, belajar mengendalikan diri, agar kita mampu hidup secara harmonis dengan keluarga, khususnya orangtua, saudara, dan masyarakat.


Dan jika Anda merasa bersalah kepada orangtua, hampiri mereka, peluk mereka, bisikkan kata MAAF di telinga mereka dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi.


Love your parents!


__




Share and be Happy!


Teman-teman yang luar biasa! Saya sering mendapatkan sharing berupa cerita atau  pesan pendek dari rekan & sahabat. Saya pikir, tidak ada salahnya jika hal yang baik saya bagikan kembali di sini. Mungkin ada di antara teman-teman di sini, yang sudah pernah membacanya (via blog, BBM, website, dll). Silakan teruskan lagi kepada teman lain. Dengan berbagi, kita akan 'hepi'!


Bagi yang belum pernah membacanya, tentunya ada makna / "wisdom" yang bisa kita ambil.



Salam sukses, luar biasa!!


*) Untuk turut berbagi pesan / cerita pendek, bisa melalui contact@andriewongso.com. Thanks



 


Sumber dari sini

Misteri Telur, Wortel, dan Kopi

Sepulang dari sekolah Andi membanting pintu dengan keras. Kaget dengan suara keras dari pintu yang dibanting, ayahnya yang seorang koki di restoran menghampiri andi dan bertanya: “Apa yang terjadi Andi, kelihatannya kau sangat marah?” Hari ini adalah hari terburuk dalam hidupku ayah?”, kata Andi. “Memangnya ada apa Ndi?” lanjut sang ayah. Sudahlah yah, aku tidak ingin membicarakan hal-hal yang tidak aku sukai ini, jawab Andi dengan ketus sambil masuk kamar tanpa mengabaikan ayahnya.

Saat makam malam tiba, Andi bersama ayahnya melahap makanan yang telah dimasak sendiri oleh Ayahnya. Ibu Andi sudah meninggal dan mereka tidak memiliki pembantu. Setelah makan selesai dengan nada tenang, ayah Andi bertanya: ceritakan kepada ayah kejadian tadi siang yang membuatmu jengkel, ayah ingin mendengarnya.

Dengan nada malas Andi berkata, baiklah. Bagaimana aku tidak sebel, sewaktu aku di kantin sedang makan tiba-tiba nita, pacarku minta putus tanpa kasih tahu alasannya, habis itu aku ulangan dapat nilai nol alias salah semua pas pulang nabrak ayam orang dan harus menggantinya lima puluh ribu. Sepertinya semua jahat kepadaku, nita, pak guru dan ayam sialan itu.

Setelah Andi selesai bercerita, ayahnya mengajak andi pergi ke dapur. “Ayo sini, aku tunjukkan sesuatu untukmu”. Dengan berat hati Andi mengikuti ayahnya ke dapur. Setelah sampai di dapur Ayahnya menyalakan 3 tungku yang msing-masing berisi air kemudian direbus. Setelah air mendidih, pada panci pertama dimasukkan wortel, panci kedua telur dan panci ketiga bubuk kopi.

Dengan penuh keheranan, Andi menunggu aksi selanjutnya yang akan didemonstrasikan ayahnya. Setelah 15 menit berlalu, sang ayah mengangkat wortel, telur, dan kopi yang sudah terseduh dari ketiga panci tersebut dan memberikannya kepada Andi sambil berkata:

"wortel yang sebelumnya keras berubah menjadi lembek setelah direbus. Telur yang sebelumnya lembek (encer) berubah menjadi keras setelah direbus. Serbuk kopi yang semula tidak enak untuk dinikmati berubah menjadi kopi special yang nikmat rasanya setelah direbus dengan air mendidih."

“Apa hubungannya dengan kejadian tadi siang yang menyebalkan itu ayah?” Tanya Andi menyelidik. Telur, wortel, dan kopi mewakili 3 sifat manusia yang berbeda.

Perhatikanlah telur!
Telur yang sebelumnya lembek (encer) berubah menjadi keras setelah direbus. Mewakili karakter hidup manusia yang dalam kehidupan normalnya adalah seorang pribadi yang lemah lembut dan santun berubah menjadi sosok yang kasar, beringas dan merusak setelah menghadapi kesulitan dan masalah hidup.

Perhatikanlah wortel!
Wortel yang sebelumnya keras berubah menjadi lembek setelah direbus. Mencerminkan karakter hidup insan yang dalam kehidupan normalnya adalah seorang figure yang tegar dan tegas berubah menjadi diri yang lemah, mudah menyerah dan putus asa saat masalah datang menghampirinya.

Perhatikanlah serbuk kopi!
Serbuk kopi yang semula tidak enak untuk dinikmati berubah menjadi kopi special yang nikmat rasanya setelah direbus dengan air mendidih. Menyimbolkan pribadi yang kelihatan biasa-biasa saja dalam kesehariannya namun mampu menjelma menjadi pribadi yang mampu memberi warna lingkungannya (memberikan pengaruh positif pada masyarakat) setelah masalah dan kesulitan hidup menyapanya.

“Andi, pilihan ada di tanganmu. Kamu boleh menjadi pribadi telur, wortel atau kopi setelah mengalami masalah. Karena kamulah sendiri yang akan menuai hasil dari pilihanmu,” kata ayah Andi menutup nasihatnya.


 


Sumber dari sini

Senin, 13 Desember 2010

Hidup Adalah Harapan

Bila ada mentari yang menyapa di pagi hari, aku selalu teringat padanya. Sosok seorang wanita yang begitu dekat dalam hidupku. Dia yang mengajariku mengerti tentang hidup, pahit, dan manis. Ibuku bukanlah apa-apa, tak ada yang istimewa dari dirinya. Dia bukanlah wanita modern yang selalu sibuk dengan pekerjaannya. Dia adalah potret penderitaan yang berkepanjangan. Demi aku, apa pun ia lakukan, mulai dari membanting tulang, memeras keringat, menguraikan air mata, baginya itu adalah hal biasa.

"Hidup memang tak harus dimulai dengan tertawa, Nak. Saat kita pertama kali lahir ke dunia pun, kita sudah menangis," katanya.

Hidup adalah harapan. Harapan yang selalu hadir. Seperti terbitnya mentari pagi.

Jangan menyerah ya teman-teman? Meskipun saat ini kita mengalami kegagalan, selama harapan masih menyala, kita selalu memiliki kesempatan.

Senin, 06 Desember 2010

Suatu Kisah Cinta Sejati

John dan Jessica telah berumah tangga selama 7 tahun..


Mereka saling mencintai, namun Jessica sejak awal menutupi semua perasaan cintanya terhadap John..Ia begitu takut apabila John mengetahui betapa ia mencintai pria itu, John lantas meninggalkannya sebagaimana kekasih-kekasihnya selama ini..Tapi tidak bagi John..Ia selalu menyatakan perasaan cintanya kepada Jessica dengan tulus dan begitu terbuka..Setiap saat ketika bersama Jessica, John selalu menunjukkan cintanya yang besar,  seolah-olah itulah saat akhir John bersama Jessica..


Jessica selalu bersikap tidak menyenangkan terhadap John..Setiap saat dia selalu mencoba menguji seberapa besar cinta John terhadapnya. Jessica selalu mencoba melakukan hal-hal yang keterlaluan dan diluar batas kepada John..Meski Jessica tahu betapa hal itu sungguh salah, namun melihat sikap John yang tetap berlaku baik padanya, membuat Jessica tetap bertahan untuk melihat seberapa besar kesungguhan cinta pria yg dinikahinya itu..


Hari pertama pernikahan mereka.. Jessica bangun siang..Dia tidak sempat menyiapkan sarapan untuk John ketika John hendak berangkat kerja..Namun John tetap tersenyum dan mengatakan, “Tidak apa-apa..Nanti aku bisa sarapan di kantor..”


Saat John pulang dari kantor, Jessica tidak sengaja memasak makanan yang tidak disukai John..Meski menyadari hal itu, Jessica tetap memaksakan agar suaminya mau makan makanan itu..John tetap tersenyum dan berkata, ” Wah..sepertinya sudah saatnya aku belajar menghadapi tantangan..Masakanm u sepertinya tantangan yang hebat, sayang..Aku sudah tidak sabar untuk menyantapnya.” Jessica terkejut, tapi tidak mengatakan apa-apa.


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam saat Jessica terlelap John memanjatkan doa,




“Tuhan….Di pagi pertama pernikahan kami Jessica tidak membuatkanku sarapan. Padahal aku begitu ingin bercakap-cakap di meja makan bersamanya sambil membicarakan betapa indah hari ini, di hari pertama kami menjalani kehidupan baru sebagai suami istri.. Tapi tidak apa-apa, Tuhan.. Karena sepertinya Jessica kelelahan setelah resepsi pernikahan kami tadi malam..Bantulah kekasih hatiku ini, Tuhan agar dia boleh punya tenaga yang cukup untuk menghadapi hari baru bersamaku besok..Tuhan, Engkau tau betapa aku tidak bisa makan spaghetti karena pencernaanku yang tidak begitu baik..Tapi sepertinya Jessica sudah bekerja keras untuk masak makanan itu..Mampukan aku untuk menghargai setiap apa yang dilakukan istriku kepadaku, Tuhan..Jangan biarkan aku menyakiti perasaannya meski itu tidak mengenakkan bagiku..”



Tahun kedua pernikahan mereka..John membangunkan Jessica pagi-pagi untuk berdoa bersama..Namun Jessica menolak dan lebih memilih melanjutkan tidurnya. John tersenyum dan akhirnya berdoa seorang diri.


Sore hari sepulang kantor, John mengajak Jessica berjalan-jalan ke taman..Meski terpaksa, Jessica akhirnya mau juga ke tempat dimana dulu perasaannya begitu berbunga-bunga saat bersama John..Tetapi Jessica menolak rangkulan John, dan berkata, “Jangan, John..Aku malu..”..John tersenyum dan berkata, “Ya, aku mengerti..” Jessica melihat kekecewaan dimata John, namun tidak melakukan apapun untuk menghilangkan kekecewaan itu..


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..




” Tuhan..Ampuni aku yang tidak bisa membawa istriku untuk lebih dekat padaMU pagi hari ini..Mungkin tidurnya kurang karena pikirannya yang sedang berat..Tapi aku yakin, Tuhan besok Jessica mau bersama-sama denganku bercakap-cakap kepadaMu..Tuhan, Engkau juga tahu kesedihanku saat Jessica meolak kurangkul ketika ke taman hari ini. Tapi tidak apa-apa Dia sedang datang bulan, mungkin karena itu perasaannya juga jadi lebih sensitive Mampukan aku untuk melihat suasana hati istriku, Tuhan.”



Tahun ketiga pernikahan mereka. Mereka kini mempunyai seorang putera bernama Mark. Jessica menjadi tidak pernah lagi meneruskan kebiasaannya membaca bersama John sebelum tidur. Jessica semakin sering menolak ciuman John..


Jessica memarahi John habis-habisan sore itu ketika John lupa mencuci tangan saat akan menggendong Mark ketika John pulang kerja..Jessica tahu betapa hal itu membuat John terpukul..Namun idealismenya terhadap mendidik Mark membuat Jessica mengabaikan perasaan John..Dan John tetap tersenyum..


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..




“Tuhan, Engkau tahu betapa sedih hatiku saat ini..Semenjak kelahiran Mark, aku kehilangan begitu banyak waktu bersama Jessica..Aku merindukan saat-saat kami membaca bersama sebelum tidur dan menciuminya sebelum ia tertidur..Tapi tidak apa-apa..Dia begitu capek mengurusi Mark seharian saat aku bekerja di kantor..Hanya saja, biarkanlah dia tetap terus tertidur dalam pelukanku, Tuhan….Karena aku begitu mencintainya. Sore tadi Jessica memarahiku karena aku lupa mencuci tangan saat menggendong Mark, Tuhan..Aku begitu kangen pada anakku sehingga teledor melakukan sebagaimana yg diminta istriku..Engkau tahu betapa aku terluka akan kata-kata Jessica, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica mungkin hanya kuatir terhadap kesehatan anak kami Mark apabila aku langsung menggendongnya. .Kesehatan Mark lebih penting daripada harga  diriku.”



Tahun keempat pernikahan mereka.. Jessica tidak ingat memasak makanan kesukaan John di hari ulang tahunnya..Jessica terlalu sibuk belanja sehingga lupa bahwa John selalu minta dibuatkan Blackforest dengan taburan coklat dan ceri diatasnya setiap ulang tahunnya tiba..


Jessica juga lupa menyetrika kemeja John yang menyebabkan John terlambat ke kantor pagi itu karena John terpaksa menyetrika sendiri kemejanya..Jessica tau kesalahannya,  namun tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu hal yang penting.


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..




“Tuhan, Untuk kali pertama Jessica lupa membuatkan Blackforest kesukaanku di hari ulang tahunku ini..Padahal aku sangat menyukai kue buatannya itu. Menikmati kue Blackforest buatannya membuatku bersyukur mempunyai istri yang pandai memasak sepertinya, dan merasakan cintanya padaku.. Namun tahun ini aku tidak mendapatinya.  Tapi tidak apa-apa..mungkin lebih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting daripada sekedar Blackforest itu. Paling tidak, aku masih mendapatkan senyuman dan ciuman darinya hari ini. Ampuni aku, Tuhan apabila tadi pagi aku lupa tersenyum kepada Jessica..Aku terlalu sibuk menyetrika bajuku dan memikirkan pekerjaanku di kantor..Jessica sepertinya lupa untuk melakukan hal itu, meski aku sudah meminta tolong padanya tadi malam. Jangan biarkan aku melampiaskan emosiku karena dampratan atasanku akibat keterlambatanku hari ini kepada Jessica,  Tuhan.. Jessica mungkin keliru menyetrika kemeja mana yang seharusnya kupakai hari ini.. Lagipula, sepatuku begitu mengkilap..Aku yakin Jessica sudah berusaha keras agar aku kelihatan menarik saat presentasiku tadi..Terima kasih untuk kebaikan istriku, Tuhan.”



Tahun kelima pernikahan mereka. Jessica menampar dan menyalahkan John karena Mark sakit sepulang mereka berenang..John terlalu asyik bermain-main dengan Mark sehingga tidak menyadari betapa Mark sangat sensitive terhadap dinginnya air kolam renang, yang mengakibatkan Mark terpaksa dirawat dirumah sakit….


Jessica mengancam akan meninggalkan John apabila terjadi apa-apa dengan Mark..Jessica melihat genangan air mata di mata John, namun kekerasan hatinya lebih menguasainya ketimbang perasaan John.


Tetapi Malaikat tahu betapa saat itu John lantas menuju ke Kapel rumah sakit dan memanjatkan doanya sambil menangis..




” Tuhan..Tadi Jessica menamparku karena kelalaianku menjaga Mark sehingga dia sakit.. Belum pernah Jessica bersikap dan berkata sekasar itu padaku, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica benar-benar kuatir terhadap anak kami sehingga ia bersikap demikian..Tapi Tuhan, aku begitu terluka saat ia mengatakan akan meninggalkanku. Engkau tahu betapa ia adalah belahan jiwaku. Jangan biarkan hal itu terjadi, Tuhan..Mungkin dia begitu dikuasai kekuatiran sehingga melampiaskannya padaku..Tidak apa-apa, Tuhan..Tidak apa-apa. Asal dia mendapat ketenangan, aku akan merasa bersyukur sekali.. Dan sembuhkanlah putera kami, Mark agar dia boleh kembali dapat ceria dan bermain-main bersama kami lagi, Tuhan..”



Tahun keenam pernikahan mereka.. Jessica semakin menjaga jarak dengan John setelah kehadiran Rebecca, puteri mereka..Jessica tidak pernah lagi menemani John makan malam karena menjaga puteri mereka yang baru berusia 5 bulan..


Jessica juga menjual kalung berlian pemberian John dan menggantinya dengan perhiasan lain yang lebih baru. Ketika John mengetahui hal itu, Jessica tau John menahan amarahnya, namun Jessica berdalih, “John, itu hanya kalung berlian biasa. Lagipula, aku bukan menjualnya, melainkan menukarnya dengan perhiasan yang lebih baru..”


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..




“Tuhan, Aku begitu kesepian melewatkan makan malam sendirian tanpa Jessica bersamaku.. Aku begitu ingin terus bercerita dan tertawa bersamanya di meja makan..Engkau tau, itulah penghiburanku untuk melepas kepenatanku setelah seharian bekerja di kantor..Tapi tidak apa-apa..Rebecca tentu lebih membutuhkan perhatiannya daripadaku.. Lagipula, Mark kadang-kadang mau menemaniku.. Hanya saja, jangan biarkan aku memendam sakit hati kepada Jessica karena menjual kalung pemberianku. .Engkau tau begitu lama aku menabung dan bekerja ekstra demi menghadiahinya kalung itu, hanya untuk membuktikan terima kasihku padanya atas kesetiaan dan pengabdiannya sebagai istriku dan ibu dari anak-anakku. Ampuni aku apabila tadi aku sempat berpikir untuk marah padanya..”



Tahun ketujuh pernikahan mereka.. Jessica sama sekali tidak mengindahkan kebiasaannya membelai kepala John dan mencium kening suaminya sebelum John berangkat kantor..Padahal Jessica tau, selama ini apabila dia lupa melakukannya, John selalu kembali kerumah siang hari demi mendapatkan belaian dan ciuman Jessica untuknya..Karena John tidak akan pernah tenang bekerja apabila hal itu belum dilakukan Jessica padanya..Jessica tidak mengucapkan I LOVE YOU untuk kali pertama dalam 7 tahun pernikahan mereka..


Dan di tahun ketujuh itu pula, John mengalami kecelakaan saat akan berangkat ke kantor..Ia mengalami pendarahan yang hebat, yang membuatnya terbaring tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit..


Jessica begitu terguncang dan terpukul.. Ia begitu takut kehilangan John, suami yang dicintainya. .Yang selalu ada kapan saja dia butuhkan..Yang selalu dengan tersenyum menampung semua emosi dan kemarahannya.  Yang tak pernah berhenti mengatakan betapa John mencintainya. . Tak sedikitpun Jessica beranjak dari sisi tempat tidur John..Tangannya menggenggam erat jemari suaminya yang terbaring lemah tak sadarkan diri..Bibirnya terus mengucapkan I LOVE YOU, karena ia ingat kalau ia belum mengatakan kalimat itu hari ini..


Karena begitu sedih dan lelah menunggui John, Jessica tertidur..Dalam tidurnya, malaikat yang selama ini mendengar doa-doa John pada Tuhan membawa Jessica melihat setiap malam yg John lewatkan untuk mendoakan Jessica..Ia menangis sedih melihat ketulusan dan rasa cinta yg besar dari John padanya..Tak sedikitpun John menyalahkannya atas semua sikapnya yang tidak mempedulikan perasaan dan harga diri John selama ini..Alih-alih demikian, John malahan menyalahkan dirinya sendiri.. Jessica menangis menahan perasaannya. Dan untuk kali pertama dalam hidupnya, Jessica berdoa,




“Tuhan, ampuni aku yang selama ini menyia-nyiakan rasa cinta suamiku terhadapku..  Ampuni aku yang tidak memahami perasaan dan harga dirinya selama ini.. Beri aku kesempatan untuk menunjukkan cintaku pada suamiku, Tuhan.. Beri aku kesempatan untuk meminta maaf dan melayaninya sebagai suami yang kucintai..”



Dan ketika Jessica terbangun, Ia melihat pancaran kasih suaminya menatapnya..” Kamu keliatan begitu lelah, sayang.. Maafkan aku yang tidak berhati-hati menyetir sehingga keadaannya mesti jadi begini dan membuatmu kuatir..Aku tidak konsentrasi saat menyetir karena memikirkan bahwa kau lupa mengatakan I LOVE YOU padaku..”..Belum selesai John berbicara, Jessica lantas menangis keras dan menghambur ke pelukan suaminya..




“Maafkan aku, John..Maafkan aku..I LOVE YOU..I really Love you..Kaulah matahariku, John..Aku tidak bisa bertahan tanpamu..Aku berjanji tidak akan pernah lupa lagi mengatakan betapa aku mencintaimu. .Aku berjanji tidak akan pernah mengabaikan perasaan dan harga dirimu lagi..I LOVE YOU, John..I LOVE YOU.”



Coba renungkan!


Berapa banyak diantara kita yg menjadi seperti Jessica? Yang mengabaikan perasaan kekasih hati kita demi kepentingan dan harga diri kita sendiri? Jangan sampai terjadi sesuatu yang berat untuk kita lalui demi menyadari betapa berharganya orang-orang yang mengasihi  kita..


Lebih dari itu, cinta yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa seperti John, yang mengabaikan kepentingan dirinya dan perasaannya demi menjaga dan menunjukkan cintanya kepada pasangannya. Yang menjadikan pasangan hidup kita sebagai subjek untuk dikasihi dan dilayani, bukan sebaliknya..


 

Minggu, 05 Desember 2010

Semangkuk Bakmi Panas

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apa pun. Di tengah perjalanan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.


Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.


Pemiliki kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata, “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” “Ya, tetapi, aku tidak membawa uang,” jawab Ana dengan malu-malu. “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu.”

Sabtu, 04 Desember 2010

Pidato Severn Suzuki

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah" lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Perempuan Tangguh di Dunia Bisnis Indonesia

photo
Wakil Direktur Utama BNI Felia Salim. Dok BNI

Selasa, 30 November 2010 - 16:16 wib

KIPRAH perempuan Indonesia di kancah bisnis kini sudah tidak diragukan lagi. Saat ini kian banyak perempuan yang memainkan peran penting di dunia bisnis, khususnya di kursi eksekutif.


Ya, perempuan dan bisnis seakan menjadi topik yang tidak ada habisnya. Ada kalangan yang masih meragukan kepatutan perempuan duduk di puncak korporasi. Tetapi, tidak sedikit pula yang berasumsi sebaliknya.

Jumat, 03 Desember 2010

Pidato Steve Jobs


Pidato Steve Jobs (pendiri Apple & Pixar) di Acara Wisuda Stanford University.


------------------




Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah.


Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.


Rabu, 01 Desember 2010

Inilah Aku

Setiap orang dilahirkan berbeda, dan masing-masing dilengkapi dengan kelebihan dan kekurangan. Begitu pula denganku, saya adalah seseorang yang lengkap dengan kelebihan dan kekurangan yang saya miliki. Tanpa kelebihan atau kekurangan tersebut, saya tetap dapat menjalani hidup. Tetapi saya tidak akan pernah menjadi “Dedi” yang sama dengan sekarang.

Tentang Ayah

Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.

Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.

Keindahan Cinta

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ?

Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka
Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli
terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya
dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih
bisa tersenyum
sambil berkata , ” Aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam
bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..

Sumber dari sini

Karakteristik Pemimpin Sukses

Leadership bukanlah sesuatu yang Anda lakukan kepada people, melainkan sesuatu yang Anda lakukan dengan people.
Terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang sukses, antara lain

1. They know their company
Pemimpin harus mengetahui seluk beluk mengenai bisnisnya secara mendetail. Selain itu, seorang pemimpin juga harus selalu mengikuti perkembangan trend terbaru. Sehingga, mereka menyadari jika ada peluang yang muncul.